5 Gedung Pencakar Langit yang Mungkin akan Menghiasi Langit di Masa Depan

Sejak masuknya abad 21, pembangunan gedung pencakar langit terus berkembang pesat. Banyak gedung tinggi yang akan dibangun, mulai dari sebatas usulan hingga dalam proses pekerjaan fisik. Banyak bangunan pencakar langit yang akan ada di masa depan. Namun banyak gedung pencakar langit yang hanya sebatas visi saja walau ada beberapa yang sudah diusulkan. Dan inilah beberapa diantaranya:

1. Sky City 1000

sky city 1000

Sesuai dengan namanya, bangunan ini akan memiliki tinggi sekitar 1.000 meter. Sky City 1000 adalah gedung pencakar langit super tinggi yang berada di area metropolitan Tokyo , Jepang. Selain memiliki desain yang sungguh futuristik, gedung ini juga memiliki taman, pusat energinya sendiri, dan fasilitas lain layaknya sebuah kota.

Sky City 1000 terdiri dari 14 bangunan berbentuk piringan yang ditumpuk menjadi satu yang memiliki celah diantara piringan. Gedung ini menerapkan konsep greenspace di dalamnya, yaitu adanya taman terbuka super luas yang berada di atas tiap piringan. Gedung yang dikembangkan oleh Takenaka Corporation sejak tahun 1989 ini akan memiliki luas lantai sekitar 8 km persegi . Gedung ini diprediksi mampu menampung 30-35 ribu manusia untuk tinggal dan juga 140 ribu orang pekerja. Karena mahalnya harga tanah di Tokyo, maka jumlah biaya yang dikeluarkan jauh lebih besar dibanding dengan harga bangunan itu sendiri, yaitu 9:1.

2. Bionic Tower

Bionic Tower akan dibangun di Shanghai dan Hong Kong sebagai kota vertikal. Sebuah bangunan yang sangat besar yang dirancang untuk tempat tinggal manusia yang dirancang oleh arsitek Spanyol, Eloy Celaya, Rosa M Cervera, dan Javier Gomez. Memiliki ketinggian 1.228 meter dengan 300 lantai dan mampu menampung 100 ribu orang dan akan dibangun dikawasan seluas 200 hektar. Dana yang dihabiskan untuk membangun gedung super tinggi ini yaitu 15 triliun dollar amerika. Memiliki 368 elevator yang dapat bergerak vertikal dan horizontal. Dan akan dibangun dengan struktur Micro-structured High Strength Concrete.

3. Dubai City Tower

Dubai City Tower, dikenal juga sebagai Kota Vertikal Dubai, adalah sebuah gedung pencakar langit super tinggi yang diusulkan di Dubai, UEA. Desain gedung tersebut di umumkan pada tanggal 25 Agustus 2008. Dubai City Tower memiliki tinggi total 2.400 meter dan menjadikannya sebagai gedung tertinggi ketiga yang pernah direncanakan manusia setelah X-Seed 4000 (4.000 meter) dan Ultima Tower (3.217 meter).

Dubai City Tower diprediksi memiliki 400 lantai dan dilengkapi dengan kereta peluru yang bergerak secara vertikal dengan kecepatan 200 km/jam yang bertindak sebagai lift utama. Dibutuhkan 37.000 MWh listrik per tahun untuk memenuhi kebutuhan listrik di gedung ini. Kebanyakan sumber daya berasal dari matahari, panas bumi, dan angin.

4. Ultima Tower

Ultima tower adalah sebuah pencakar langit hipotetis super tinggi, yang dirancang oleh arsitek asal Amerika, Eugene Tsui pada tahun 1991 dengan tinggi 3.217 meter.
Pada lantai dasar, gedung ini memiliki diameter 1.800 meter dengan luas lantai mencapai 140.000.000 meter persegi. Eugene Tsui mengusulkan bahwa Ultima Tower akan menjadi rumah bagi 1 juta orang dan akan menghabiskan biaya sebesar US $ 150 miliar. Bangunan ini dimaksudkan untuk menangani masalah kelebihan penduduk dan menciptakan sebuah ‘mini-ekosistem’ bagi penghuninya.

5. X-Seed 4000

Inilah gedung pencakar langit tertinggi dan terbesar yang pernah direncanakan. Dengan tinggi 4 kilometer, gedung ini mampu menampung 1 juta orang. Bandingkan dengan gedung tertinggi saat ini, yaitu Burj Khalifa di Dubai yang ‘hanya’ memiliki tinggi 800 meter.

X-Seed 4000 mempunyai 800 lantai. Menggunakan energi matahari sebagai energi utamanya. Dan telah di standarisasi untuk menghadapi tiupan angin yang sangat kencang dengan membuat gedung ini bisa bergerak mengikuti angin. Bagian atas dibuat mengecil untuk mengecilkan pengaruh angin. Telah distandarisasi untuk keamanan karena gedung ini akan dibangun di jepang yang notabene merupakan pusat vulkano, pusat gempa, dan rentan terhadap tsunami. Dengan ukurannya yang begitu ‘wow’, sepertinya gedung ini lebih tepat disebut kota mini.


Tinggalkan Balasan