Sejarah Topeng Anonymous (Guy Fawkes Mask)

6951606-anonymous-mask-wallpaper-16528

 

Sebagian besar dari kalian mungkin sudah tidak asing lagi dengan topeng di atas, topeng yang kini menjadi simbol dalam perlawanan di berbagai belahan dunia. Selain menjadi simbol para aktivis untuk melawan ketidakadilan pemerintah, topeng ini juga merupakan simbol bagi grup hacktivist Anonymous.

Topeng ini sebenarnya merupakan gambaran dari seseorang berkebangsaan Inggris yang hidup pada tahun 1570an, Guy Fawkes. Pada tanggal 5 November 1605 ia berencana untuk meledakkan gedung parlemen Inggris (House of Lords) sebagai bentuk kekecewaannya terhadap pemerintah Inggris saat itu. Namun rencananya gagal. Ia bersama rekan-rekannya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.

 

Ilustrasi Guy Fawkes

Ilustrasi Guy Fawkes

Sebenarnya, antara topeng Guy Fawkes dan kisah hidupnya tidaklah terkait langsung. Yang berperan sebagai penghubung yaitu sebuah novel grafis terbitan tahun 1988 yang berjudul ‘V for Vendetta’ karangan Alan Moore dan diilustrasikan oleh David Lloyd. Novel ini berkisah tentang seseorang yang hidup pada tahun 1990an di masa pemerintahan Inggris yang totaliter. Ia menyebut dirinya ‘V’. V berambisi untuk menghancurkan pemerintah Inggris yang totaliter tersebut. Ia selalu memakai topeng di setiap aksi perlawanannya terhadap pemerintah. Topeng yang ia kenakan itu adalah topeng Guy Fawkes yang kita kenal sekarang: topeng putih dengan ekspresi senyum lebar dan pipi yang memerah, kumis melengkung dan jenggot lurus vertikal.

Sejak novel ini terbit (terlebih sejak novel ini diangkat ke layar lebar pada tahun 2006), topeng ini menjadi simbol perlawanan global dalam berbagai gerakan dan demonstrasi bahkan dalam cyber crime. Misalnya saja yang terjadi di Amerika Serikat pada tahun 2011 lalu pada peristiwa yang dikenal sebagai Occupy Wall Street. Contoh berikutnya di bulan Juni 2015, ratusan demonstran di Bangkok, Thailand, sambil menggunakan topeng Guy Fawkes meneriakkan slogan anti pemerintahan PM Yingluck Shinawatra. Dan yang terbaru, unjuk rasa anti PM Najib di Dataran Merdeka, KL, Malaysia, yang dikenal sebagai unjuk rasa Bersih 4.0.


   One Comment


Tinggalkan Balasan