10 Lagu Depapepe Terbaik

Siapa yang tidak kenal Depapepe. Duo gitaris Jepang ini memiliki skill dan selera musik yang bagus dan lagu-lagu akustik instrumental mereka sering kita dengar di banyak acara di berbagai tempat dan media, misalnya sebagai musik latar di program televisi, dsb. Inilah mereka, Miura “Depa” Takuya dan Tokuoka “Pepe” Yoshinari:

 

Miura Takuya (kiri) dan Tokuoka Yoshinari (kanan)

Posting ini awalnya merupakan posting orisinil saya di blog saya sebelumnya (Autoages.blogspot.com) dan ternyata sangat banyak sekali yang menyukai Depapepe (Sasuga Depapepe~ ) dan mencari informasi mengenai lagu terbaik mereka. Ini terbukti dari jumlah view posting tersebut yang menduduki peringkat satu dalam hal jumlah view dan komentar terbanyak di blog tersebut, yaitu dengan jumlah view mencapai 85.312 dan ada 37 komentar (pada saat tulisan ini dibuat, yaitu 6 Januari 2016).

Atas alasan itulah saya memutuskan untuk menulis ulang mengenai 10 Lagu Depapepe Terbaik berdasarkan penilaian saya sendiri serta saran teman-teman yang telah memberikan komentarnya di posting tersebut. Inilah 10 Lagu Depapepe Terbaik versi terbaru:


Top 10

1. Start

Harus diakui, lagu ini tetap di peringkat pertama walaupun sudah lama saya mendengarnya (setidaknya sudah tiga tahun) dan di review saya sebelumnya, lagu ini juga di peringkat pertama. Alasannya? tidak ada alasan untuk tidak menjadikan lagu ini sebagai ‘Lagu Akustik Instrumental dengan Soul Spirit Terbaik’ wuahahahaha… Okay, ini lebay. Tapi serius, penghargaan itu layak didapatkan. Bagi kalian yang sudah pernah mendengar lagu ini pasti sependapat dengan saya. Di situs lain yang me-review lagu Depapepe juga saya yakin Start berada di posisi teratas. Tambahan aja, lagu ini merupakan lagu Depapepe pertama yang saya dengar dan saat itu juga saya langsung menyukai Depapepe.

2. Kitto Mata Itsuka

Masih sama di posting lama saya, di posisi dua ditempati oleh Kitto Mata Itsuka. Lagu yang mendapatkan penghargaan dari saya sebagai ‘Lagu Akustik Instrumental Terbaik Sepanjang Sejarah’ ini sangat cocok didengar saat sedang bersantai karena nadanya yang easy listening. Saya sangat menyarankannya, terutama bagi kalian yang menyukai lagu akustik dengan teknik petikan. Saya pernah meng-cover lagu ini disini. BTW, ayo kalau ada yang mau meng-cover bareng hehe. Kontak aja di link itu, atau di Soundcloud juga bisa.

3. One

Masih sama, di posisi ini ditempati oleh One. Karakteristik musiknya mirip seperti Start. Untuk tiga posisi teratas ini, sangat saya sarankan kalian mendengarnya.

4. Ready! Go!!

Selanjutnya ada Ready! Go!!. Sudah terbaca dari namanya bahwa lagu ini juga memiliki irama yang cepat dan semangat. Kalau kalian lagi mencari lagu Depapepe yang bagus untuk mengawali hari selain Start, lagu inilah jawabannya.

5. Time

Lagu slow pertama ditempati oleh Time. Lagu ini sering menjadi musik latar di satu program telivisi di channel lokal.

6. Sorrow Violet

Lagu yang memiliki sedikit genre salsa menurut saya.

7. Itsuka Mita Michi

Nah, kalau yang ini ada cita rasa country-nya.

8. Wedding Bell

Lagu slow kedua ditempati oleh Wedding Bell. Lagu ini memiliki tempo yang lebih lambat dan lebih mellow dibanding Time. Menurut saya, petikan gitar pada lagu ini lebih enak dibandingkan dengan Time.

9. Arigatou

An another mellow song.

10. Snow Dance

Posisi ke-sepuluh ditempati oleh Snow Dance.


Berdasarkan Mood

A. Kalau lagi semangat…

  1. Start
  2. One
  3. Ready! Go!!
  4. Snow Dance
  5. Night and Day

B. Kalau mau bergalau-ria…

  1. Weding Bell
  2. This Way
  3. Time
  4. Arigatou
  5. Dream

Agar kegalauan kalian lebih khidmat, tidak ada salahnya kalian buka rainymood.com


Para Pesaing

Dikarenakan banyaknya lagu Depapepe yang bagus, jadi disini saya tambahkan lagi 10 daftar lainnya. Oh ya, karena cukup sulit untuk menentukan mana yang lebih baik, saya putuskan untuk menulisnya saja dan tidak mengurutkannya.

  • Over the Sea
  • Night and Day
  • Sky! Sky! Sky!
  • Sailing
  • Wake Up!
  • Kazemidori
  • Horizon
  • This Way
  • Pachelbel’s Canon
  • Air on the G String

Untuk dua daftar terakhir, lagu tersebut bukanlah lagu orisinil Depapepe, melainkan lagu klasik yang diaransemen ulang oleh mereka. Adapun komponisnya yaitu Johann Pachelbel (untuk lagu Pachelbel’s Canon) dan Johann Sebastian Bach (Air on the G String). Namun, hasil aransemennya tidak kalah enak dengan versi aslinya. Trust me!

 
 

Perlu diperhatikan bahwa penilaian subjektif ini tidak terlepas dari faktor seberapa lama saya mendengarnya. Jadi misalnya suatu lagu yang relatif bagus namun karena saya sudah lama mendengar lagu tersebut, dapat mengakibatkan peringkatnya berada jauh dibawah dari lagu yang tidak difavoritkan banyak orang (namun saya baru saja mendengarnya). Jadi sorry ya kalau ada yang kurang berkenan hehe..

So, bagaimana menurut kalian? Ada yang mau nambahin? Silahkan tulis di komentar.


   2 Comments


Tinggalkan Balasan