Belajar Teknik Gitar Fingerstyle

Kalian tahu Sungha Jung, Daniel Asbun, Mike Dawes, atau Steven Law? Ya, mereka adalah gitaris yang menggunakan teknik fingerstyle di tiap lagu yang mereka mainkan.

 

Image source: howcast.com

Image source: howcast.com

 

Fingerstyle adalah suatu teknik bermain gitar yang kaya akan nada karena melibatkan seluruh jari tangan sehingga dapat menyatukan seluruh komposisi lagu yaitu bass, melodi, harmoni, dan (terkadang) perkusi secara bersamaan. Ini jelas berbeda dibandingkan dengan memainkan gitar dengan cara biasa / digenjreng karena sifatnya yang hanya sebagai pengiring saja, yaitu sebagai rhythm atau irama. Jika teknik ini sudah dikuasai, maka hanya perlu satu gitar saja untuk membawakan sebuah lagu secara utuh dan tidak perlu lagi vokalis, bassist, bahkan perkusi.

Pada dasarnya, fingerstyle membutuhkan latihan yang cukup kompleks karena mencakup banyak segi, mulai dari tempo, komposisi, irama, dan ketukan dari suatu lagu. Jika sebelumnya sudah terbiasa memainkan melodi lagu (misalnya sebagai lead guitarist), biasanya akan lebih mudah untuk mempelajari teknik ini karena jari-jari tangan sudah tidak kaku lagi.


Cara Memetik Senar dan Posisi Jari Tangan Kanan

Langkah pertama dalam mempelajari teknik fingerstyle adalah bagaimana cara memetik senar yang benar sehingga nantinya dapat memetik dua atau lebih senar secara bersamaan. Caranya yaitu petiklah senar menggunakan ujung jari dengan arah petikan ke dalam (gerakan jari mengarah ke dalam). Sedangkan untuk posisinya yaitu:

  • Senar #1 (e) : Jari manis
  • Senar #2 (B) : Jari tengah
  • Senar #3 (G) : Jari telunjuk
  • Senar #4 (D), #5 (A), dan #6 (E) : Ibu jari

 

Image source: flickr.com

Image source: flickr.com

Jari kelingking sangat jarang digunakan. Jika tidak sedang digunakan, ibu jari bisa di-stand by-kan di senar keenam. Cobalah petik tiap senar satu persatu menggunakan jari yang telah di tentukan di atas.


Senam Jari

Kalau sudah cukup familiar dengan posisi tiap jari ada di senar mana saja, langkah selanjutnya yaitu melakukan senam jari agar terbiasa dan tidak kaku lagi. Caranya petikkan senar keenam, kelima, dan seterusnya hingga senar pertama satu persatu lalu lakukan kebalikannya. Lalu cobalah petik beberapa senar sekaligus dengan variasi yang dapat dibuat sendiri. Atau bisa juga dengan membawakan lagu yang terdapat arpeggio-nya (Arpeggio: Suatu teknik dimana nada dalam sebuah akor dimainkan secara berurutan). Contoh lagu dengan teknik arpeggio yaitu Awake dari Secondhand Serenade.

Dua tahap pertama ini adalah hal dasar untuk menguasai fingerstyle. Di tahap ini mungkin membutuhkan beberapa hari agar jari terbiasa. Jika konsisten, waktu yang dibutuhkan bisa lebih cepat lagi.


Pahami Akor/Kunci Gitar

Jika sudah mengetahui kunci gitar (setidaknya kunci dasar), kalian bisa melewati tahap ini dan baca ke tahap berikutnya. Tujuan dari penguasaan tahap ini karena, untuk menciptakan musik fingerstyle sendiri akan jauh lebih mudah jika sudah mengetahui kunci gitar karena cukup mencari akor musik tersebut dahulu lalu lakukan modifikasi sesuai dengan tahap berikutnya:


Pahami Ketukan dan Tempo

Tahap ini juga perlu dipahami karena dengan ketukan musik yang pas, kita dapat mengetahui kapan saatnya perpindahan bass line, harmonisasi, dan sebagainya.


Pahami Tablature

Di awal, mungkin tidak mudah untuk menciptakan lagu dengan teknik fingerstyle sendiri walaupun sudah menguasai tahap-tahap di atas. Alternatifnya adalah membaca tablature yang banyak dibagikan bebas di internet. Tablature adalah sistem baca notasi musik untuk instrumen berbasis fret (seperti gitar). Akan saya bahas di posting terpisah tentang bagaimana cara membaca tablature.

 
 

Mungkin akan membutuhan waktu yang tidak sebentar untuk menguasai teknik ini. Tapi tenang saja, asalkan konsisten dan tekun, apapun bisa dipelajari dan hasilnya pasti akan sepadan.


Tinggalkan Balasan